Kamis, 15 November 2012

10 April akhir pejalanan hidup

                 Selasa 10 April 2012 yang agak mendung,bunyi telpon berdering namun saya tidak mendengar karena HP saya disilentkan.... Hp berdering kencang sangat kencang ada sekitar 50 kali telpon masuk namun saya tidak mendengarnya.. 20 sms masuk ke inboxku... pukul 07.00 saya bangun saya melihat HP saya 50 kali telpon masuk ternyata dari keluargaku yang menelponya ada apa gerangan saya bergegas lihat sms saya sangat terkejut melihat sms tersebut saya langsung lemas melihatnya namun saya berusaha tegar saya telpon orang tua saya yang sedang menangis dengan terbatah-batah dia mengatakan "nak.... sabar ya nak.... adik kamu sudah meninggal.... yang tabah ya nak".Aku menangis... betapa sedihnya aku,adik yang saya cintai yang saya banggakan kini telah meninggal,tiga bulan saya tidak melihat wajahnya yang ceria itu,terakhir kali saya ingat dia masih bercanda gurau dengan saya, bermain PS bareng makan bareng namun mulai 10 April dia sudah tidak ada, di saat terakhirnya dia menelponku untuk menonton euro 2012 bareng, namun Allah berkehendak lain,Yang Maha Kuasa telah mengambilnya kembali
                   Selasa itu saya sedang UTS saya bingung saya harus pulang saya tidak bisa hanya dengan diam di sini. saya ingin melihat wajahnya untuk terakhir kali saya sedih.Namun, percuma saya pulang Surabaya Tegal sangat jauh.saya berusaha naik kereta tapi percuma berangkatnya juga malam, kereta ekonomi yahhh harus pesen satu minggu sebelumnya ,akhirnya saya ke Mbungur Asih (terminal di Surabaya ) saya cari tiket.kesana kesini hanya seorang sendiri.dengan pikiran kosong saya seorang calo melihat saya.Dia mengatakan "mau kemana nak? saya jawab ke tegal dia meyakini aku ini jam 2 sudah sampai sana, karena ppikiran kosong itu saya tidak bisa memikirkan apa apa lagi saya di tipu. Bus itu berangkat jam 2 ternyata. telepon berdering kencang pukul 10 keluarga menelponku "nak... adek tak kubur dulu yaa, kasian ya nak kalau lama-lama gak dikubur" saya tidak bisa banyak bicara saya hanya kasian kalau melihatnya terlalu lama dikubur.akhirnya saya mengatakan yasudahlah saya dipastikan tidak bisa melihat wajahnya.saya sangat menyesal saya tidak bisa melihat wajahnya.yang membuat saya sedih lagi di bus saya duduk berjejeran dengan seorang anak kecil yang seumuran dengan adiku dia mengajak saya bergurau.. saya hanya bisa menangis melihatnya membayangkan seorang adik yang ceria yang kini sudah tiada.Hari rabu saya sampai rumah saya langsung ke makam adiku saya menangis disitu saya sedih saya pulang hanya sebuah gundukan tanah yang saya lihat,di dalam hati saya hanya bisa berbicara "dek.... maafkan kakamu ini.... kakak tidak bisa menjadi kakak yang baik...kakak nyesel harus meninggalkan kamu,namun apalagi ini kewajiban kakak dek.... 
                         Saya hanya berharap adiku disana tenang disana menemukan tempat yang lebih bahagia tempat yang indah banyak permainan,bnyak buah-buahan kesukaan dia.Karena didunia ini banyak penderitaan yang diterimanya saya tidak bisa membayangkan bagaimana saya yang menjadi dia sakit banget menahan jantung yang bocor tidur tiap malam mengerang kesakitan.Namun dia sanggup menahanya selama 6 tahun suatu ketegaran yang sangat besar dari seorang bocah yang menahan sakitnya selama itu... Ya Allah tempatkanlah Adiku..di tempat surga yang indah jadikan dia wildan bagi kedua orang tuaku ya allah... Amien............